Networklicious
Search This Blog
Total Pageviews
Friday, April 14, 2017
Tuesday, April 29, 2014
TEKNOLOGI YANG MENGGUNAKAN LAYANAN JARINGAN
Asynchronous Transfer Mode (ATM)
A. Pengertian Asynchronous Transfer Mode (ATM)
Asynchronous Transfer Mode atau Mode Transfer Asinkron (disingkat ATM) adalah nama
sebuah jaringan khusus. ATM merupakan sebuah teknologi lapisan 2, yang dapat digunakan oleh siapa saja, namun
sekaligus merupakan sebuah jaringan publik sebagaimana halnya Internet, dengan sistem pengalamatan yang
dikelola secara rapi, sehingga setiap perangkat di dalam jaringan dapat memiliki sebuah identitas yang unik.
skala dan kecepatan yang sangat tinggi. Biaya akses menggunakan ATM itu biasanya sangat besar dan hanya
dilakukan oleh perusahaan atau kapital tertentu yang membutahkan kecepatan data yang besar dan keamanan
tinggi. Kecepatan yang ditawarkan oleh sistem ini mulai dari 155 Mbps dan kelipatannya. ATM ini pada umumnya
menggunakan media fisik berupa kabel serat optik yang memang tidak murah, baik itu kabelnya sendiri maupun
biaya pemasangannya. Selain itu pelanggan akan dibebani pula dengan biaya pemasangan kabel serat optik dari
tempat pelanggan ke node serat optik milik penyedia jasa yang terdekat.
menghasilkan WAN yang berkualitas. Keamanan WAN menggunakan ATM lebih baik daripada PSTN karena
menggunakan kabel serat optik yang tidak bereaksi apapun terhadap interferensi gelombang elektromagnetik
dan cuaca. PSTN yang menggunakan kabel tembaga rentan gelombang elektromagnetik, power surge/korsleting
dan pemuaian kabel yang berakibat pada sambungannya. Sedangkan serat optik tidak mengenal semua itu karena
transfer data menggunakan cahaya yang memiliki kecepatan tinggi. Umumnya kabel serat optik ditanam di bawah
tanah sehingga terbebas dari gangguan termasuk banjir, namun ada kemungkinan rusak akibat gempa bumi. Dan
ketika gempa bumi terjadi dan serat optik rusak, pasti kabel tembaga dengan tiang-tiangnya sudah rusak duluan.
B. Mengenal Asynchronous Transfer Mode (ATM)
Jaringan WAN dengan sistem ATM atau Asynchronous Transfer Mode merupakan WAN dengan
Namun harga tentu sebanding dengan kualitas yang diberikan. Biaya pasang dan sewa yang mahal
Asynchronous Transfer Mode merupakan standar internasional untuk cell relay di mana multiple tipe
layanan (semisal suara digital / voice, video, atau data) disampaikan dalamfixed length (53-byte) cells. Fixed-
length cells memungkinkan proses sel (cell) berlangsung dalam perangkat keras (hardware), dengan demikian akan
mereduksi keterlambatan transmit. ATM dirancang untuk transmisi media berkecepatan tinggi seperti E3, SONET,
dan T3.
disebut sel. Ukuran sel pada ATM adalah 53 oktet (1 oktet =8 bits) yang terdiri dari :
Pada ATM seluruh informasi yang akan ditransfer akan dibagi menjadi slot-slot dengan ukuran tetap yang
• 48 oktet untuk field informasi, dan
• 5 oktet untuk header.
Sebagai teknologi yang dipilih oleh International Telecommunication Union (ITU, sebelumnya CCITT)
untuk ISDN jalur lebar (broadband), protokol komunikasi ini juga dispesifikasikan oleh ATM Forum untuk transmisi
155 Mbps pada layer data link menggunakan kabel twisted pair dan aplikasi dalam pengkabelan fiber optik dalam
versi yang terakselerasi dari Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM) untuk membawa banyak aliran
informasi melalui sebuah kanal komunikasi.
contoh, ATM tidak melibatkan routing. Komponen perangkat keras yang disebut ATM Switch membentuk
koneksi point to point antara kedua ujung transmisi, dan data mengalir langsung dari sumber ke tujuan. ATM tidak
menggunakan paket dengan panjang yang berubah-ubah, tetapi menggunakan sel berukuran tetap.
Kinerja ATM diekspresikan dalam bentuk tingkatan OC (Optical Carrier), dan ditulis sebagai "OC-
xxx". Tingkatan kinerja setinggi 10 Gbps (OC-192) secara teknis bisa dicapai dalam ATM. OC-3 (155 Mbps)
dan OC-12 (622 Mbps) adalah tingkatan kinerja yang lebih umum untuk ATM.
pengelolaan pita lebar (bandwidth) yang lebih mudah. Tanpa adanya routing dan dengan sel berukuran tetap,
pengguna dapat dengan mudah memonitor dan mengendalikan pita lebar (bandwidth) ATM dibandingkan dengan
Ethernet.
C. Karakteristik
Pertama, besarnya paket yang dikomunikasikan menjadi lebih kecil jika dibandingkan dengan protokol-protokol
untuk sistem telepon, sehingga memungkinkan paket-paket dari pengguna yang berbeda yang melewati jaringan pada
waktu yang bersamaan dapat dikelompokkan secara merata. Karakteristik ATM yang kedua adalah meningkatnya
kecepatan, dari 25 hingga 155 Mbps. Bahkan, peralatan ATM dapat menggabungkan 16 saluran menjadi satu untuk
menghasilkan kecepatan transfer hampir sebesar 2,5 juta bit per detik.
1. Pada basis link to link tidak menggunakan proteksi error dan flow control.
ATM berbeda dalam beberapa hal dari teknologi data link lain yang lebih umum seperti Ethernet. Sebagai
Teknologi ATM menawarkan dua karakteristik yang memperbaiki tingkat kecepatan transfer data.
2. ATM beroperasi pada connection oriented mode
3. Pengurangan fungsi header
4. Lapisan Protokol ATM
5. Panjang filed informasi dalam satu cell relatif kecil
Pada ATM proteksi error dapat diabaikan karena didasarkan saat ini link-link dalam network
memiliki kualitas yang sangat tinggi, sehingga error control cukup dilakukan end to end saja. Flow control
juga tidak dilakukan dalam ATM network karena dengan pengaturan alokasi resource dan dimensioning
queue yang tepat maka kejadian queue overflow yang menyebabkan hilangnya paket dapat ditekan.
Sehingga probabilitas packet loss antara 10-8 sampai dengan 10-12 dapat dicapai.
Sebelum informasi ditransfer dari terminal ke network, sebuah fase setup logical / virtual
connection harus dilakukan untuk menyediakan resource diperlukan. Jika resource tersedia tidak
mencukupi maka connection dari terminal akan dibatalkan. Jika fase transfer informasi telah selesai, maka
resource yang telah digunakan akan dibebabskan kembali. Dengan menggunakan connection-oriented ini
akan memungkinkan network untuk menjamin packet loss yang seminim mungkin.
Untuk menjamin pemrosesan yang cepat dalam network, maka ATM header hanya memiliki fungsi
yang sangat terbatas. Fungsi utama dari header adalah untuk identifikasi virtual connection (virtual
connection identifier =VCI) yang dipilih pada saat dilakukan call setup dan menjamin routing yang tepat
untuk setiap paket didalam network serta memungkinkan multiplexing dari virtual connection – virtual
connection berbeda melalui satu link tunggal.
Selain fungsi VCI, sejumlah fungsi lain yang sangat terbatas juga dilakukan oleh header, terutama
terkait dengan fungsi pemeliharaan. Karena fungsi header diabatasi, maka implementasi header processing
dalam ATM node sangat mudah / sederhana dan dapat dilakukan pada kecepatan yang sangat tinggi (150
Mbps sampai 2.5 Gbps) dan hal ini akan menyebabkan processing delay dan queuing delay yang rendah.
Lapisan tertinggi terdapat aplikasi tertentu seperti TCP di lapisan penghantaran dan IP di
lapisan rangkaian. Lapisan ATM Adaptation berfungsi sebagai penyesuai antara paket-paket data di
lapisan tertinggi dengan (Higher-layer) dengan lapisan ATM (ATM Layer). ATM Layer merupakan lapisan
digunakan untuk menyambungkan protokol. Lapisan Fisik melibatkan spesifikasi media transmisi dan skema
pengkodean sinyal. Rate data yang ditetapkan pada lapisan fisik berkisar mulai dari 25,6 Mbps sampai
622,08 Mbps.
Hal ini dilakukan untuk mengurangi ukuran buffer internal dalam switching node, dan untuk
membatasi queuing delay yang terjadi pada buffer tersebut. Buffer yang kecil akan menjamin delay dan
delay jitter rendah, hal ini diperlukan untuk keperluan service-service real time.
D. Konsep Dasar
tetap, berdasarkan system Asynchronous Time Division Multiplexing (ATDM), menggunakan format dengan ukuran
tertentu yang disebut sel. Informasi yang terdapat didalam sel ditransmisikan dalam jaringan setelah Sebelumnya
ditambahkan header diawal sel yang berfungsi sebagai routing dan control sel.
ATM adalah suatu mode transfer yang berorientasi pada bentuk paket yang spesifik, dengan panjang
ATM bersifat service independence semua service (suara, data serta gambar/citra) dapat ditransmisikan
melalui ATM dengan cara penetapan beberapa tipe ATM Adaptation Layer (AAL). AAL berfungsi mengubah format
informasi yang asli kedalam format ATM sehingga dapat ditransmisikan. ATM dapat diimplementasikan di jaringan
yang ada sekarang dengan tiga cara, diurut dari yang paling mudah ke yang paling sukar adalah Native ATM APIs,
Classical IP dan Address Resolution Protocol dan LANE Native ATM APIs.
menggunakan protokol apa saja. LANE beroperasi di lapisan kedua dari OSI, yaitu lapisan link data. LANE
mengizinkan aplikasi dan protokol yang ada saat ini beroperasi tanpa perubahan saat diterapkan ATM. Ini berarti
perusahaan tidak perlu membuang/mengganti aplikasi dan infrastruktur jaringan yang telah ada. Sedangkan
kebanyakan jaringan memiliki beberapa protokol saat mengimplementasikan ATM. Akibatnya banyak perusahaan di
Amerika Serikat yang menggunakan ATM. Pada ATM seluruh informasi yang akan ditransfer akan dibagi menjadi
slot-slot dengan ukuran tetap yang disebut cell. Ukuran cell pada ATM adalah 53 octet (1 octet = 8 bits) yang
terdiri dari : 48 octet untuk filed informasi, 5 octet untuk HEADER.
VCI, PT, CLP, HEC dan informasi. NNI cell ATM terdiridari: VPI, VCI, PT, CLP, HEC dan informasi.
Classical IP dibatasi untuk jaringan yang menggunakan protocol TCP/IP. Sedangkan LANE dapat
Sel-sel ATM terdiri dari: 5 byte HEADER dan 48 byte INFORMASI UNI cell ATM terdiri dari: GFC, VPI,
E. Keuntungan
tinggi, multimedia dans ebagainya) dalam satu saluran dan dengan kecepatan tinggi). ATM dapat digunakan
dalam Local Area Network dan Wide Area Network (WAN). Dalam pembangunan LAN, penggunaan ATM dapat
menghemat biaya karena Pemakai yang akan menghubungkan dirinya dengan system ATM LAN dapat menggunakan
adapter untuk menyediakan kecepatan transmisi sesuai dengan bandwidth yang mereka butuhkan.
F. ATM DEVICES DAN THE NETWORK ENVIRONMENT
yang memiliki kapasitas dan delay transmisi konstan dengan packet switching yang memiliki fleksibilitas dan
efisiensi untuk lalu lintas yang berselang-seling.
ATM mampu menangani semua jenis trafik komunikasi (voice, data, image, video, suara dengan kecepatan
ATM adalah teknologi sel switching dan multiplexing yang menggabungkan kelebihan dari circuit switching
1. ATM Devices
Jaringan ATM terdiri dari ATM switch dan ATM endpoint. ATM Switch bertanggung jawab untuk
transit sel melalui jaringan ATM, atau dapat didevinisikan bertugas menerima sel yang masuk dari
ATM endpoint atau switch ATM lain, kemudian membaca dan memperbarui informasi di dalam header
sel dan dengan cepat mengarahkan sel ke sebuah interface output ke arah tujuan. ATM endpoint
berisi ATM network interface adapter. Contoh dari ATM endpoint adalah workstation, router, Digital
Service Unit (DSU), LAN switch, dan Video CODEC.
Gambar berikut mengilustrasikan jaringan ATM yang terdiri dari ATM switch dan ATM endpoint.
2. ATM Network Interfaces
Jaringan ATM terdiri dari set ATM switch yang dihubungkan dengan interface Point-to-Point
ATM link. ATM Switch mendukung dua jenis interface yakni UNI (User to Network Interface) dan
NNI (Network to Network Interface). UNI menghubungkan end system (seperti host dan router) ke
ATM switch sedangkan NNI menghubungkan dua ATM switch.
Tergantung pada apakah sebuah switch terletak di tempat pelanggan atau ditempat umum dan
dioperasikan oleh perusahaan telepon, UNI dan NNI dapat dibagi lagi menjadi public dan private.
UNI private menghubungkan ATM endpoint dan ATM switch private. NNI private menghubungkan
dua switch ATM private di dalam organisasi yang sama sedangkan NNI public menghubungkan dua
ATM switch dalam organisasi publik yang sama.
Disamping itu terdapat spesifikasi tambahan yakni Broadband InterCarrier Interface (B-ICI),
dimana B-ICI dapat menghubungkan dua switch public dari penyedia layanan yang berbeda. Gambar
berikut mengilustrasikan spesifikasi inteface ATM untuk jaringan public dan private.
Saturday, January 19, 2013
Nge-Print Dokumen Langsung dari iPhone
Ponsel pintar sudah sejatinya melakukan apa yang
tidak bisa dilakukan ponsel lain. Dari ide ini, maka muncullah banyak
pertanyaan dari calon pengguna ponsel pintar (dan tablet)
apakah bisa fungsinya menggantikan perangkat lain yang lebih powerful
semisal laptop?
Thursday, January 17, 2013
Kelola Koneksi Data dengan CleverConnectivity
Koneksi data di ponsel Android kerap dituding sebagai biang pemborosan baterai. Kebanyakan pengguna biasanya memilih untuk mematikan koneksi data untuk menghemat data. Akan tetapi tindakan ini boleh jadi akan membuat Anda sendiri kerepotan.
Dengan mematikan koneksi data, Anda boleh jadi akan melewatkan email atau pesan penting yang berasal dari rekan Anda. Beruntung, kini telah hadir CleverConnectivity yang memungkinkan pengaturan koneksi data secara cerdas tanpa harus melewatkan pesan penting yang mungkin masuk ke ponsel Anda.
Dengan mematikan koneksi data, Anda boleh jadi akan melewatkan email atau pesan penting yang berasal dari rekan Anda. Beruntung, kini telah hadir CleverConnectivity yang memungkinkan pengaturan koneksi data secara cerdas tanpa harus melewatkan pesan penting yang mungkin masuk ke ponsel Anda.
Wednesday, December 12, 2012
Review Game, Angry Birds Star Wars
Angry Birds tentu bukan game asing bagi mayoritas penggemar mobile game. Dan kini Rovio menghadirkan seri kelima dari salah satu franchise paling populer di dunia mobile game ini.
Bekerjasama dengan Lucas Entertaintment, pengembang asal Finlandia ini mengemas Angry Birds dalam seri yang terinspirasi dari brand yang juga sukses di dunia hiburan, Star Wars.
Storyline
Bekerjasama dengan Lucas Entertaintment, pengembang asal Finlandia ini mengemas Angry Birds dalam seri yang terinspirasi dari brand yang juga sukses di dunia hiburan, Star Wars.
Storyline
Subscribe to:
Posts (Atom)


