Langkah yang diambil Facebook untuk mengakuisisi Instagram
tentu lah mendapatkan respon macam-macam, yang salah satunya yakni dari
pendiri Twitter, Jack Dorsey. Jack kini memutuskan untuk berhenti
mem-posting foto melalui aplikasi berbagi foto tersebut. Wajar,
mengingat dia tak mau ikutan membesarkan nama Facebook, sebagai pemilik
Instagram yang baru, yang notabene rivalnya dalam layanan social
networking.
Kabarnya, Twitter merasa kecolongan saat Facebook
mengambil alih Instagram. Pasalnya, menurut informasi yang beredar sudah
sejak lama Jack Dorsey berencana ingin mengakuisisi Instagram. Dan,
sayangnya Facebook berhasil lebih dulu mengakuisisinya. Tercatat hanya
butuh waktu 48 jam si Facebook mengakuisisi Instagram. Mark Zuckerberg,
sang bos Facebook langsung menelepon Kevin Systrom (pendiri dan CEO
Instagram), dan terjadi negosiasi yang cukup menegangkan bagi Mark.
Ketika Kevin menyetujui pengakuisisian Instagram oleh Facebook, barulah
Mark merasa lega.
Tentu saja hal ini membuat Jack kecewa. Mungkin
tak bisa disalahkan juga, dikarenakan Mark langsung berani menawar
kepada Kevin. Atau sebenarnya pendiri Twitter ini telah lama menawarkan
diri untuk mengakuisisi Instagram? Namun tampaknya Kevin lebih memilih
untuk bergabung dengan Facebook.
Perlu diketahui, sejak Instagram
mengalami lonjakan pengguna, aplikasi ini sempat crash, dan Systrom
meminta bantuan kepada D’Angelo yang merupakan CTO (Chief Technology
Officer) Facebook untuk mengatasi masalah ini. Cuma butuh waktu 30 menit
D’ Angelo berhasil membantu Kevin mengatasi masalah crash
Instagram-nya. Ada anggapan bahwa penerimaan akuisisi Facebook oleh
Instagram dikarenakan utang budi Kevin kepada D’Angelo.
Apalah
alasannya kini Instagram telah berada di tangan Facebook. Dan, harapan
bagi penggunanya tentu saja mendapatkan fitur dan fasilitas yang lebih
baik, dalam hal berbagi foto via Instagram.

No comments:
Post a Comment